Logo Kabupaten Banyuasin

SPK Investasi Banyuasin

Dashboard Geolokasi DPMPTSP Kabupaten Banyuasin

DPMPTSP Kabupaten Banyuasin

PRIORITAS POTENSI INVESTASI DAERAH KABUPATEN BANYUASIN

Sistem Pendukung Keputusan ini digunakan untuk membantu DPMPTSP Kabupaten Banyuasin dalam menentukan prioritas potensi investasi daerah berdasarkan metode Simple Additive Weighting (SAW), serta menyajikan informasi dalam bentuk dashboard geolokasi yang informatif dan mudah dipahami

21

Kecamatan Dianalisis

4

Seluruh Kriteria Benefit

63

Potensi Investasi Yang Terdata

63

Potensi Diverifikasi

Top 5 Ranking SAW

KECAMATAN PRIORITAS SAAT INI

Urutan ditentukan dari nilai preferensi tertinggi ke terendah berdasarkan bobot kriteria yang dikelola DPMPTSP Kabupaten Banyuasin

#1 A1 - Banyuasin III

Nilai preferensi 0.94000

0.94000

#2 A2 - Talang Kelapa

Nilai preferensi 0.89000

0.89000

#3 A7 - Muara Sugihan

Nilai preferensi 0.87000

0.87000

#4 A13 - Muara Telang

Nilai preferensi 0.83000

0.83000

#5 A3 - Betung

Nilai preferensi 0.80000

0.80000

SEKTOR UNGGUL YANG PALING SERING MUNCUL

Sektor Prioritas

Pertanian

Terdapat 21 Potensi Investasi Terverifikasi Pada Sektor Ini.

Sektor Prioritas

Perikanan

Terdapat 21 Potensi Investasi Terverifikasi Pada Sektor Ini.

Sektor Prioritas

Perkebunan

Terdapat 21 Potensi Investasi Terverifikasi Pada Sektor Ini.

PETA INTERAKTIF POTENSI INVESTASI

Klik Salah Satu Marker Kecamatan Untuk Melihat Deskripsi Wilayah, Potensi Investasi, Nilai Prioritas SAW, dan Ranking.

PILIH SEKTOR INVESTASI

Keterangan Simbol Peta

Ranking 1: prioritas utama
Ranking 2-5: prioritas tinggi
Ranking 6-10: prioritas menengah
Ranking 11 ke atas: prioritas lanjutan
Ranking 1

A1 - Banyuasin III

Banyuasin III memiliki luas wilayah 294,20 km2 dan menjadi prioritas utama (#1) dengan nilai SAW 0,9400. Peluang utama: Pertanian, Perikanan, Perkebunan berbasis komoditas daerah.

Rekomendasi ini berdasarkan luas wilayah, potensi sektoral, nilai preferensi, dan ranking akhir metode SAW.

Nilai Preferensi: 0.94000 Luas: 294,20 km2 Jumlah Potensi: 3
Koordinat: -2.9097000, 104.7170000

Pertanian | Diverifikasi

Potensi Pertanian Banyuasin III

Komoditas: Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Sayuran

Didukung luas wilayah 294,20 km2, ranking SAW #1, dan komoditas utama Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Sayuran.

Perikanan | Diverifikasi

Potensi Perikanan Banyuasin III

Komoditas: Ikan Patin, Ikan Nila, Ikan Lele, Udang, Sungai dan Tambak

Didukung luas wilayah 294,20 km2, ranking SAW #1, dan komoditas utama Ikan Patin, Ikan Nila, Ikan Lele, Udang, Sungai dan Tambak.

Perkebunan | Diverifikasi

Potensi Perkebunan Banyuasin III

Komoditas: Kelapa Sawit, Karet, Kelapa, Kopi, Kakao

Didukung luas wilayah 294,20 km2, ranking SAW #1, dan komoditas utama Kelapa Sawit, Karet, Kelapa, Kopi, Kakao.

TABEL RANGKING PRIORITAS INVESTASI

Daftar Ini Menampilkan Hasil Akhir SAW Untuk Setiap Kecamatan. Nilai Preferensi Tertinggi Menandakan Prioritas Lebih Tinggi.

RANGKING KODE KECAMATAN NILAI PREFERENSI JUMLAH POTENSI
1 A1 Banyuasin III 0.9400 3
2 A2 Talang Kelapa 0.8900 3
3 A7 Muara Sugihan 0.8700 3
4 A13 Muara Telang 0.8300 3
5 A3 Betung 0.8000 3
6 A10 Banyuasin I 0.8000 3
7 A18 Karang Agung Ilir 0.7600 3
8 A12 Tanjung Lago 0.7300 3
9 A8 Makarti Jaya 0.7000 3
10 A19 Sumber Marga Telang 0.7000 3
11 A5 Sembawa 0.6600 3
12 A14 Pulau Rimau 0.6600 3
13 A17 Rantau Bayur 0.6600 3
14 A6 Muara Padang 0.6400 3
15 A4 Rambutan 0.6300 3
16 A11 Banyuasin II 0.6000 3
17 A9 Air Kumbang 0.5600 3
18 A15 Tungkal Ilir 0.5600 3
19 A16 Suak Tapeh 0.5600 3
20 A20 Air Salek 0.5600 3
21 A21 Selat Penuguan 0.4000 3

KRITERIA PENILAIAN SAW

Kriteria Berikut Dikelola Untuk Menilai Setiap Kecamatan. Bobot Atau Atribut Dapat Disesuaikan Petugas Dari Panel Admin.

KODE NAMA KRITERIA ATRIBUT BOBOT
C1 Potensi Sumber Daya Alam Benefit 0.35
C2 Luas Wilayah Potensi Benefit 0.30
C3 Jumlah Tenaga Kerja Benefit 0.20
C4 Aksesibilitas Wilayah Benefit 0.15

ALUR METODE SAW DI SISTEM

Penjelasan Singkat Ini Membantu Pengguna Memahami Bagaimana Sistem Menghasilkan Rekomendasi Prioritas Investasi daerah.

1

INPUT DATA ALTERNATIF

Petugas memasukkan kecamatan, potensi investasi, kriteria, bobot, dan nilai alternatif.

2

NORMALISASI NILAI

Sistem mengubah nilai ke skala sebanding menggunakan rumus benefit karena seluruh kriteria bertipe benefit.

3

HITUNG PREFERENSI

Nilai normalisasi dikalikan bobot lalu dijumlahkan untuk menghasilkan preferensi tiap kecamatan.

4

TAMPILKAN RANGKING

Hasil akhir diurutkan dari nilai tertinggi ke terendah dan ditampilkan di panel admin serta dashboard publik.